Rasulullah
telah menceritakan tentang fase – fase yang akan dilalui oleh umat islam menuju
akhir zaman dalam hadits berikut :
“Nabi SAW bersabda, “Akan datang kepada kalian masa
kenabian, dan atas kehendak Allah masa itu akan datang. Kemudian, Allah akan
menghapusnya, jika Ia berkehendak menghapusnya. Setelah itu, akan datang masa
Kekhilafahan ‘ala Minhaaj al-Nubuwwah, dan atas kehendak Allah masa itu akan
datang. Lalu, Allah menghapusnya jika Ia berkehendak menghapusnya. Setelah itu,
akan datang kepada kalian, masa raja menggigit (kerajaan), dan atas kehendak
Allah masa itu akan datang. Lalu, Allah menghapusnya, jika Ia berkehendak
menghapusnya. Setelah itu, akan datang masa raja yang memaksakan kehendak
(diktator), dan atas kehendak Allah masa itu akan datang, lalu Allah akan
menghapusnya jika berkehendak menghapusnya. Kemudian, datanglah masa Khilafah
‘ala Minhaaj al-Nubuwwah (Khilafah yang berjalan di atas kenabian). Setelah
itu, Beliau diam”. [HR. Imam Ahmad]. Hadis tersebut diriwayatkan oleh Imam
Ahmad, 4/273, dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 5.
Menurut hadits di atas, maka kelima fase tersebut
adalah
1. Fase
Kenabinan
Fase ini
ditandai dengan diutusnya Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rosul terakhir
(610 M). Dan fase ini diakhiri dengan wafatnya Nabi Muhammad SAW (632 M).
2. Fase
Khulafaur Rasyidin (Kekhilafahan ‘ala Minhaaj al-Nubuwwah)
Fase ini
ditandai dengan kepemimpinan khalifah yang mengikuti jejak kenabian yaitu Abu
Bakar Ash-Shiddiq r.a, Umar bin Khatab r.a, Ustman bin Affan r.a, dan Ali bin
Abi Thalib r.a (11–41 H/632-661 M). Masa ini hanya 30 tahun, hal ini sesuai
dengan prediksi Nabi Muhammad SAW dalam sabdanya : “Kekhilafahan pada umatku
itu 30 tahun, kemudian kerajaan setelah itu.” (HR. Tirmidzi 4/503 dan Abu Dawud
4/211).
3. Fase
Raja Menggigit (Kerajaan yang kekuasaanya diteruskan secara turun-temurun)
Fase ini terbagi dalam
beberapa periode. Periode pertama, yaitu Dinasti Bany Ummayah dengan 14
dinasti. Mulai dari Mua’wiyah bin Abi Sofyan (41 H/661 M) sampai dengan Marwah
bin Muhammad (132 H/750 M). Periode kedua, yaitu Dinasti Bany Abbasiyyah dengan
37 dinasti. Dimulai dari Abul Abbas As Safah (132 H/750 M) sampai dengan Al
Mu’tasim (1258 M). Periode ketiga, yaitu Dinasti Turki Ustmani dimulai dari
Ustman bin Er Thaghrol (1290 M) sampai dengan Sultan Muhammad VI (1923 M)
dengan 36 dinasti. Turki Ustmani mencapai puncak kejayaan pada masa Muhammad II
atau biasa disebut Muhammad al-Fatih (1451-1484 M) dengan menaklukan Kota Konstantinopel.
4. Fase
Penguasa yang Memaksakan Kehendak (Diktator)
Fase ini
ditandai dengan jatuhnya Dinasti Turki Ustmani. Ini adalah masa terkelam yang
menimpa umat Islam. Muslim saat ini telah dihinakan, dipermalukan, dilecehkan,
dikecilkan, dan musuh - musuh Allah tidak takut dengan kaum muslimin. Nabi
Muhammad telah menggambarkan tentang fase ini, ketika Rasulullah SAW duduk
dengan para sahabat dan beliau SAW berkata kepada mereka “ Akan datang masa
kepada umat ini dimana kalian akan menjadi rebutan sebagaimana orang rakus
berebut makanan”. Seorang sahabat yang penasaran bertanya kepada Rasulullah
SAW, “Wahai Nabi Allah, apakah kita begitu sedikit jumlahnya ?“, Nabi berkata
kepadanya “Tidak ”,”Justru jumlah kalian banyak”. Nabi mengibaratkan buih
dilautan (banyak tapi tidak berkualitas). Di masa inijuga merupakan peluang untuk Iblis
menungumpulkan pengikutnya seramai mungkin, karena di masa ini iman seorang
muslim sangatlah lemah.Ibaratseorang muslim yang memegang imannya seperti
memegang bara api. Dan di fase inilah akan kedatangan satu fitnah, fitnah yang
paling besar dalam sejarah umat manusia, itulah fitnah Al-Masih Ad-Dajjal (The
All-Seeing Eye).
5. KembalinyaFase
Khilafah ‘ala Minhaaj al-Nubuwwah
Pada fase terakhir,umat islam akan kembali memimpin
seluruh dunia dan kekhilafahan akan
kembali ditegakan. Rasulullah SAW bersabda “Hingga
Allah membangkitkan pada hari itu seorang laki-laki dariku atau dari kalangan
ahlul baitku, namanya serupa dengan namaku dan nama bapaknya mirip dengan
bapakku. Dia penuhi bumi ini dengan kelurusan dan keadilan, sebagaimana
sebelumnya bumi telah dipenuhi kezdaliman dan kelaliman.” (HR. Abu Dawud no.
4262, At-Tirmidzi no. 2332), laki-laki itu adalah Al-Mahdi, dialah yang akan
menjadi khilafah di fase ini. Nabi SAW bersabda, bahwa Keseluruhan umat akan di
kendalikan oleh seorang dari keturunanku. Dan kita semua mengetahui bahwa dia
akan memiliki kekhilafahan terbesar yang pernah ada pada umat muslim. Lebih
baik dari Ummayah, lebih baik dari Abbasiyah, dan lebih baik dari Turki Utsmani.
Dia akan memimpin selama 7, atau 8, atau 9 tahun.
Jadi dapat disimpulkan, bahwa dialah yang akan
menyatukan umat. Dia akan memerangi kejahatan. Dia akan memenuhi bumi dengan
keadilan yang sebelumnya telah dipenuhi dengan kedzaliman. Dan dialah fase
terakhir dari sejarah umat manusia.
Wallahu a’lam bish shawab
0 komentar:
Posting Komentar