Januari 28, 2017

5 FASE MENUJU AKHIR ZAMAN



Rasulullah telah menceritakan tentang fase – fase yang akan dilalui oleh umat islam menuju akhir zaman dalam hadits berikut :

“Nabi SAW bersabda, “Akan datang kepada kalian masa kenabian, dan atas kehendak Allah masa itu akan datang. Kemudian, Allah akan menghapusnya, jika Ia berkehendak menghapusnya. Setelah itu, akan datang masa Kekhilafahan ‘ala Minhaaj al-Nubuwwah, dan atas kehendak Allah masa itu akan datang. Lalu, Allah menghapusnya jika Ia berkehendak menghapusnya. Setelah itu, akan datang kepada kalian, masa raja menggigit (kerajaan), dan atas kehendak Allah masa itu akan datang. Lalu, Allah menghapusnya, jika Ia berkehendak menghapusnya. Setelah itu, akan datang masa raja yang memaksakan kehendak (diktator), dan atas kehendak Allah masa itu akan datang, lalu Allah akan menghapusnya jika berkehendak menghapusnya. Kemudian, datanglah masa Khilafah ‘ala Minhaaj al-Nubuwwah (Khilafah yang berjalan di atas kenabian). Setelah itu, Beliau diam”. [HR. Imam Ahmad]. Hadis tersebut diriwayatkan oleh Imam Ahmad, 4/273, dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 5.

Menurut hadits di atas, maka kelima fase tersebut adalah

1.      Fase Kenabinan
Fase ini ditandai dengan diutusnya Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rosul terakhir (610 M). Dan fase ini diakhiri dengan wafatnya Nabi Muhammad SAW (632 M).

2.      Fase Khulafaur Rasyidin (Kekhilafahan ‘ala Minhaaj al-Nubuwwah)
Fase ini ditandai dengan kepemimpinan khalifah yang mengikuti jejak kenabian yaitu Abu Bakar Ash-Shiddiq r.a, Umar bin Khatab r.a, Ustman bin Affan r.a, dan Ali bin Abi Thalib r.a (11–41 H/632-661 M). Masa ini hanya 30 tahun, hal ini sesuai dengan prediksi Nabi Muhammad SAW dalam sabdanya : “Kekhilafahan pada umatku itu 30 tahun, kemudian kerajaan setelah itu.” (HR. Tirmidzi 4/503 dan Abu Dawud 4/211).

3.      Fase Raja Menggigit (Kerajaan yang kekuasaanya diteruskan secara turun-temurun)
Fase ini terbagi dalam beberapa periode. Periode pertama, yaitu Dinasti Bany Ummayah dengan 14 dinasti. Mulai dari Mua’wiyah bin Abi Sofyan (41 H/661 M) sampai dengan Marwah bin Muhammad (132 H/750 M). Periode kedua, yaitu Dinasti Bany Abbasiyyah dengan 37 dinasti. Dimulai dari Abul Abbas As Safah (132 H/750 M) sampai dengan Al Mu’tasim (1258 M). Periode ketiga, yaitu Dinasti Turki Ustmani dimulai dari Ustman bin Er Thaghrol (1290 M) sampai dengan Sultan Muhammad VI (1923 M) dengan 36 dinasti. Turki Ustmani mencapai puncak kejayaan pada masa Muhammad II atau biasa disebut Muhammad al-Fatih (1451-1484 M) dengan menaklukan Kota Konstantinopel.

4.      Fase Penguasa yang Memaksakan Kehendak (Diktator)
Fase ini ditandai dengan jatuhnya Dinasti Turki Ustmani. Ini adalah masa terkelam yang menimpa umat Islam. Muslim saat ini telah dihinakan, dipermalukan, dilecehkan, dikecilkan, dan musuh - musuh Allah tidak takut dengan kaum muslimin. Nabi Muhammad telah menggambarkan tentang fase ini, ketika Rasulullah SAW duduk dengan para sahabat dan beliau SAW berkata kepada mereka “ Akan datang masa kepada umat ini dimana kalian akan menjadi rebutan sebagaimana orang rakus berebut makanan”. Seorang sahabat yang penasaran bertanya kepada Rasulullah SAW, “Wahai Nabi Allah, apakah kita begitu sedikit jumlahnya ?“, Nabi berkata kepadanya “Tidak ”,”Justru jumlah kalian banyak”. Nabi mengibaratkan buih dilautan (banyak tapi tidak berkualitas).  Di masa inijuga merupakan peluang untuk Iblis menungumpulkan pengikutnya seramai mungkin, karena di masa ini iman seorang muslim sangatlah lemah.Ibaratseorang muslim yang memegang imannya seperti memegang bara api. Dan di fase inilah akan kedatangan satu fitnah, fitnah yang paling besar dalam sejarah umat manusia, itulah fitnah Al-Masih Ad-Dajjal (The All-Seeing Eye).

5.      KembalinyaFase Khilafah ‘ala Minhaaj al-Nubuwwah
Pada fase terakhir,umat islam akan kembali memimpin seluruh  dunia dan kekhilafahan akan kembali ditegakan. Rasulullah SAW bersabda “Hingga Allah membangkitkan pada hari itu seorang laki-laki dariku atau dari kalangan ahlul baitku, namanya serupa dengan namaku dan nama bapaknya mirip dengan bapakku. Dia penuhi bumi ini dengan kelurusan dan keadilan, sebagaimana sebelumnya bumi telah dipenuhi kezdaliman dan kelaliman.” (HR. Abu Dawud no. 4262, At-Tirmidzi no. 2332), laki-laki itu adalah Al-Mahdi, dialah yang akan menjadi khilafah di fase ini. Nabi SAW bersabda, bahwa Keseluruhan umat akan di kendalikan oleh seorang dari keturunanku. Dan kita semua mengetahui bahwa dia akan memiliki kekhilafahan terbesar yang pernah ada pada umat muslim. Lebih baik dari Ummayah, lebih baik dari Abbasiyah, dan lebih baik dari Turki Utsmani. Dia akan memimpin selama 7, atau 8, atau 9 tahun.

Jadi dapat disimpulkan, bahwa dialah yang akan menyatukan umat. Dia akan memerangi kejahatan. Dia akan memenuhi bumi dengan keadilan yang sebelumnya telah dipenuhi dengan kedzaliman. Dan dialah fase terakhir dari sejarah umat manusia.

Wallahu a’lam bish shawab

0 komentar:

Posting Komentar

© fb.me/ihastechnology. Diberdayakan oleh Blogger.