“MEMBANGUN WEB SERVER
SEKOLAH BERBASIS LOKAL”
Disusun
oleh :
1. Nama : Aji Pangestu
NIS : 11222
2. Nama : Desna Ayu Valeria
NIS : 11229
3. Nama : Hidayatul Mubtadiin
NIS : 11242
PAKET
TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
TEKNIK
KOMPUTER DAN INFORMATIKA
TEKNOLOGI
INFORMASI DAN KOMUNIKASI
SMK
NEGERI 1 WONOSOBO
2016
Laporan
Kerja Proyek “Membangun Web Server Sekolah Berbasis Lokal”
Telah
disetujui dan disahkan
Tempat :
Tanggal
:
|
Pembimbing 2
SumbodoAdhi, S.Kom
NIP. 19811206 201001 1 024
|
Pembimbing
1
Herry Setyaningsih,S.Kom,M.Pd
NIP.
197904292006042009
|
|
Mengetahui
Ketua
Paket Keahlian
Teknik Komputer dan Jaringan
Herry
Setyaningsih,S.Kom,M.Pd
NIP.
197904292006042009
|
Puji dan syukur kami
sampaikan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat serta hidayah-Nya,
sehingga penyusunan Laporan Kerja Proyek dengan judul “Membangun Web Server
Sekolah Berbasis Lokal” dapat terselesaikan dengan baik tanpa kendala. Adapun
penyusunan Laporan Kerja Proyek ini berdasarkan data-data yang diperoleh selama
melakukan pencarian data dari berbagai sumber. Kami menyadari bahwa dalam penyusunan
Laposan Kerja Proyek ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, oleh karena
itu pada kesempatan ini kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada :
1.
Drs. Joko Sriwidadi, M.M. selaku kepala sekolah SMK N 1
Wonosobo.
2.
Herry Setyaningsih, S.Kom., M.Pd. selaku ketua paket keahlian
Teknik Komputer dan Jaringan serta Pembimbing Kerja Proyek.
3.
Sumbodo Adhi, S. Kom. selaku Pembimbing Kerja Proyek.
4.
Semua pihak yang turut membantu dalam penyusunan LaporanKerjaProyek
Akhirnya,
kami menyadari bahwa dalam penyusunan Laporan Kerja Proyek ini masih banyak
kekurangan. Untuk itu kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari
pembaca. Demikian yang bisa kami sampaikan, semoga dapat bermanfaat, khususnya
bagi diri pribadi kami sendiri dan pembaca pada umumnya.
|
Wonosobo, 9 Oktober
2016
Penulis
|
Sekolah Menengah Kejuruan merupakan
jenjang pendidikan yang lebih menekankan
pada bidang kejurusan, salah satunya adalah SMK N 1 Wonosobo. SMK N 1
Wonosobo memiliki 6 bidang jurusan, antara lain Teknik Komputer dan Jaringan,
Rekayasa Perangkat Lunak, Multimedia, Administrasi Perkantoran, Akutansi, dan
Pemasaran.SMK N 1 Wonosobo juga telah menerapkan sistem pembelajaran kurikulum
2013, sehingga dalam aktivitas belajar dan mengajarnya SMK N 1 Wonosobo sudah
menggunakan media – media maupun teknologi seperti komputer dan internet.
Namun dalam kenyataannya SMK N 1
Wonosobo masih memiliki beberapa kelemahan, diantaranya adalah kurangnya akses
internet / hotspot
yang memadai untuk semua siswanya, sehingga banyak siswa yang mengalami kesulitan
dalam mencari informasi. Melihat
kenyataan tersebut, maka perlu diadakannya jaringan di lingkungan sekolah yang
bersifat lokal, agar para siswa maupun guru dapat dengan mudah dan cepat dalam
mengakses informasi maupun pertukaran informasi.
Salah satu sarana yang
dapat digunakan adalah web server. Web
server adalah sebuah penyedia layanan dengan protokol HTTP. Web server juga dikenal dengan nama HTTP Server, menyediakan kemampuan untuk mengirimkan
dokumen hypertext kepada pengguna. Dokumen hypertext itu nantinya digunakan untuk dijadikan tampilan.Fungsi utama web server adalah
untuk mengirimkan berkas permintaan
pengguna melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan. Halaman web yang
diminta terdiri dari teks, video, gambar, file, dan lain-lain. Salah satu
contoh dari Web Server adalah Apache. Apache merupakan web server yang
paling banyak dipergunakan di Internet. Program ini pertama kali didesain untuk
sistem operasi lingkungan UNIX. Apache mempunyai program pendukung yang cukup
banyak. Hal ini memberikan layanan yang cukup lengkap bagi penggunanya.
1.2.1
Meningkatkan
efektifitas dalam memperoleh pengetahuan
dan informasi.
1.2.2
Menunjang fasilitas
pendidikan bagi siswa-siswi SMK N 1 Wonosobo.
1.2.3
Mempermudah dalam
pertukaran informasiataupengumpulantugas
a.
Meningkatkan
efektifitas dalam proses pembelajaran
b.
Mempermudah
sekolah dalam memberikan informasi
c.
Meningkatkan kualitas
pendidikan
d.
Menghasilkan lulusan
yang berkualitas
a.
Mempermudah
siswa dalam mendapatkan informasi
b.
Dapat
melakukan pertukaran informasi / ilmu pengetahuan
c.
Membantu
siswa dalam mengerjakantugasataumenggumpulkantugas
d.
Meningkatkan
ketrampilan siswa
Adapun batasan –
batasan masalah yang membatasi ruang lingkup dari pembangunan web server
sekolah berbasis lokal yang akan dibuat antara lain :
a.
Instalasi Debian
GNU/Linux 6.0.9 "Squeeze"
b.
Konfigurasi jaringan
c. Instalasi
dan konfigurasi DNS Server
d. Instalasi
dan konfigurasi Mail Server
e. Instalasi
dan konfigurasi Web Server
(LAMPP)
f. Instalasi
dan konfigurasi WebMail
Server
g. Instalasi
CMS Joomla sebagai Blog
Artikel
h. Instalasi
CMS OsTube sebagai Video Streaming
i.
Instalasi CMS Dewafiles
sebagai File Sharing
j.
Instalasi dan
konfigurasi jaringan nirkabel / Access Point
Pada bab ini menjelaskan tentang
Latar Belakang,
Tujuan, Manfaat, Batasan Kerja Proyek Dan Sistematika. penulisan.
|
Sistematika Laporan
BAB
I PENDAHULUAN :
Pada bab ini menjabarkan secara
singkat teori – teori yang mendukung dalam membangun web server
sekolah berbasis lokal.
|
BAB
II LANDASAN TEORI :
Pada bab ini proses dan langkah-langkah
dalam membangun web server sekolah berbasis lokal.
|
BAB
III METODOLOGI :
Berisi uraian detail dan sistematis
dari seluruh rangkaian kegiatan yang dilakukan selama Kerja Proyek.
Pembahasan disusun berdasarkan rangkaian metologi yang disusun dalam Bab
III.
|
BAB
IV PEMBAHASAN :
Bagian ini memuat kesimpulan yang
merupakan rangkuman dari hasil analisis kinerja dari bagian sebelumnya
serta berisi saran – saran yang perlu diperhatikan berdasarkan keterbatasan
– keterbatasan yang ditemukan selama pengembangan model tersebut.
|
BAB V PENUTUP :
Berisi tentang referensi-referensi
yang telah dipakai oleh penulis sebagai acuan dan penunjang yang mendukung
penyelesaian proyek akhir ini.
|
DAFTAR
PUSTAKA :
Pada bagian ini berisi keterangan/tabel/gambar/
screenshoot dari hasil Kerja Proyek serta foto dari anggota kelompok saat
mengerjakan Kerja Proyek
|
LAMPIRAN :
Web server adalah sebuah penyedia
layanan dengan protokol HTTP. Web server
juga dikenal dengan nama HTTP Server, menyediakan
kemampuan untuk mengirimkan dokumen hypertext kepada pengguna. Dokumen hypertext itu nantinya digunakan untuk
dijadikan tampilan.
Fungsi utama web server adalah untuk mengirimkan berkas permintaan pengguna
melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan. Halaman web yang diminta
terdiri dari teks, video, gambar, file, dan lain-lain. Salah satu contoh dari
Web Server adalah Apache. Apache merupakan web server yang paling banyak
dipergunakan di Internet. Program ini pertama kali didesain untuk sistem
operasi lingkungan UNIX. Apache mempunyai program pendukung yang cukup banyak.
Hal ini memberikan layanan yang cukup lengkap bagi penggunanya.
Beberapa
dukungan Apache :
a. Kontrol Akses
Kontrol ini dapat dijalankan
berdasarkan nama host atau nomor IP CGI (Common Gateway
Interface) Yang paling terkenal untuk digunakan adalah perl (Practical
Extraction and Report Language), didukung oleh Apache dengan menempatkannya
sebagai modul (mod_perl)
b. PHP (Personal Home Page/PHP
Hypertext Processor)
Program
dengan metode semacam CGI, yang memproses teks dan bekerja di server. Apache
mendukung PHP dengan menempatkannya sebagai salah satu modulnya (mod_php). Hal
ini membuat kinerja PHP menjadi lebih baik
c. SSI (Server Side Includes)
Server Side
Include merupakan sebuah server-side scripting bahasa yang digunakan di web,
yang memungkinkan isi dari file eksternal untuk dimasukkan pada titik-titik
tertentu dalam halaman web.
Web
server Apache mempunyai kelebihan dari beberapa pertimbangan di atas :
a. Apache termasuk dalam kategori
freeware.
b. Mudah dalam instalasi.
c. Mampu beroperasi pada berbagai
platform sistem operasi.
d. Mudah mengatur konfigurasinya.
Apache hanyamempunyai
empat file konfigurasi.
e.
Mudah dalam menambahkan peripheral lainnya ke dalam platform
web servernya.
Langkah
– langkah dalam membangun web server
a. Instalasi paket instalasi (apache2,
mysql-server, php5 dan phpmyadmin)
b. Pembuatan direktori root web server
c. Pembuatan virtual host
d. Konfigurasi php5
e. Pembuatan database
f. Instalasi CMS
DNS adalah sebuah layanan untuk
menyediakan penerjemahan alamat IP menjadi nama yang lebih mudah diingat. DNS
menyediakan penerjemahan dua arah, dari IP menjadi nama, atau dari nama menjadi
IP. DNS berjalan di port 53, suatu DNS Server juga terhubung dengan layanan DNS
Server lainya. DNS bekerja secara hirarki, di mana tingkatan-tingkatan DNS
saling berkaitan dengan yang lainya.
DNS Server bekerja
dengan menyimpan kamus dari IP menjadi nama atau sebaliknya. Pengguna melakukan
permintaan terhadap DNS Server dengan
mengirimkan nama alamat yang dituju. DNS Server lalu mengembalikan kepada
pengguna tersebut alamat IP yang dituju. DNS Server bekerja sama dengan server
lainya, sehingga tidak terlalu membebani satu server. Oleh karena itu berbagai
server DNS memiliki berbagai peran yang berbeda. Ada sebagian server yang hanya
melakukan forwarding, yaitu meneruskan permintaan ke server lainya. Atau
sebagian yang berfungsi sebagai master yang menyimpan data mapping IP ke
nama domain dan sebaliknya. DNS Server memiliki beberapa kelebihan, antara lain
:
a.
Mudah,
DNS sangat mudah kerana user tidak lagi disusahkan untuk mengingat IP address
sebuah komputer, cukup host name.
b.
Konsisten,
IP address sebuah komputer boleh berubah, tapi host name tidak boleh berubah.
c.
Simple,
DNS server mudah untuk dikonfigurasikan.
Langkah – langkah membagun DNS
Server
a. Instal paket aplikasi
b. Pembuatan zone dns
c. Konfigurasi dns forward
d. Konfigurasi dns reverse
e. Pembuatan daftar alamat dns server
CMS
kepanjangan dari Content Management System. CMS merupakan sebuah aplikasi web
atau software web yang tujuannya untuk memudahkanmanajemen
(upload, edit, menambahkan, dll) konten dalam sebuah website/blog/aplikasi web
tanpa harus dibekali pengetahuan tentang hal-hal yang bersifat teknisdan tanpa harus memiliki pengetahuan tentang bahasa
pemrograman web.
Sehingga
dengan adanya CMS ini, orang awam pun dapat membuat sebuah website yang
langsung jadi dan pengguna tinggal mengelola isi konten website tersebut tanpa
campur tangan dari pihak webmaster. Di dalam CMS, manajemen file-file juga
sangat terstruktur, setiap elemen antara isi dan tampilan desain terpisah. CMS
dapat digunakan untuk membuat berbagai jenis website seperti :
a.
Website
perusahaan, bisnis, organisasi atau komunitas.
b.
Galeri
foto
c.
Aplikasi
E-Commerce / Toko Online
d.
Mengelola
website pribadi / blog.
e.
Dan
lain-lain.
Access
Point adalah sebuah perangkat jaringan yang berisi sebuah transceiver dan
antena untuk transmisi dan menerima sinyal ke dan dari clients remote. Dengan
access points (AP) clients wireless bisa dengan cepat dan mudah untuk terhubung
kepada jaringan LAN kabel secara wireless.Secara garis besar, access point berfungsi sebagai pengatur lalu
lintas data, sehingga memungkinkan banyak client dapat saling terhubung melalui
jaringan (Network). Jika diperinci lebih jelas lagi fungsi access point adalah
sebagai berikut :
a.
Mengatur supaya AP dapat berfungsi sebagai DHCP Server
b.
Mencoba fitur Wired Equivalent Privacy (WEP) dan Wi-Fi
Protected Access(WPA)
c.
Mengatur akses berdasarkan MAC Address padaperangkat pengakses
d.
Sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan
lokal dengan jaringan wireless/nirkabel
Langkah
– langkah Membangun Jaringan Wireless
a. Konfigurasi alamat IP
b. Konfigurasi SSID
c. Konfigurasi DHCP Server
Instalasi Debian GNU/Linux 6.0.9
"Squeeze"
|
Instalasi dan Konfigurasi DNS Server
|
Instalasi dan
Konfigurasi WebMail Server
|
Instalasi CMS Jomlaa
sebagai Blog Artikel
|
Instalasi CMS OsTube
sebagai Video Streaming
|
Instalasi CMS Dewafiles
sebagai File Sharing
|
Instalasi dan Konfigurasi jaringan nirkabel / Access Point
|
Instalasi dan Konfigurasi Mail Server
|
Instalasi dan
Konfigurasi Web Server (LAMPP)
|
DESKRIPSI METOLOGI KERJA
PROYEK
a. Persiapan
Alat dan Bahan
1) Alat
|
No
|
Alat
|
Jumlah
|
|
1
|
Komputer
|
1
unit
|
|
2
|
Laptop
|
1
unit
|
|
3
|
Access Point
|
1
buah
|
|
4
|
Crimping Tool
|
1
buah
|
|
5
|
Aplikasi WinSCP
|
1
buah
|
2) Bahan
|
No
|
Bahan
|
Jumlah
|
|
1
|
SO Debian 6.0.9
“Squeeze”
|
1
unit
|
|
2
|
Kabel UTP
|
2
meter
|
|
3
|
Konektor RJ45
|
2
buah
|
|
4
|
CMS Joomla
|
1
buah
|
|
5
|
CMS OsTube
|
1
buah
|
|
6
|
CMS Dewafiles
|
1
buah
|
b.
Instalasi
Debian 6.0.9 “Squeeze”
Dalam instalasi
Debian 6.0.9 “Squeeze” tidak semua paket aplikasi diinstal, hanya paket
aplikasi yang dibutuhkan saja yang diinstal, seperti web server, dns server dan
yang lainnya.
c.
Crimping
Kabel
Kabel yang akan dibuat adalah kabel
jenis streght, karena kabel tersebut akan digunakan untuk menghubungkan antara
komputer server dengan access point.
d.
Konfigurasi
Jaringan
Menentukan alamat IP server agar client bisa
terhubung dengan server dan memanfaatkan layanan yang diberikan oleh server.
e. Instalasi
dan Konfigurasi DNS Server
Paket
aplikasi yang dibutuhkan adalah Bind9. Dan alamat IP server tersebut akan
dibuat menjadi empat
domain untuk setiap CMS / halaman webnya.
f. Instalasi
dan Konfigurasi Mail Server
Mail
server adalah server yang memungkinkan pengguna untuk dapat mengirim dan
menerima surat elektronik atau e-mail
satu sama lain dalam satu jaringan atau internet. Paket yang perlu diinstal
dalam pembuatan mail server yaitu postfix, courier-pop, dan courier-imap.
g. Instalasi
dan Konfigurasi Web Server
Paket
aplikasi yang akan diinstal adalah Apache2, PHP5, MySQL-Server, dan PHPMyadmin.
Dan yang perlu dikonfigurasi adalah batas dalam mengupload file / data.
h. Instalasi
dan Konfigurasi WebMail Server
WebMail
Server adalah sarana yang memungkinkan user dapat mengakses e-mail melalui web
dalam kata lain webmail server adalah interfaces yang digunakan untuk mengakses
email. Salah satu aplikasi yang dapat digunakan adalah Squirrelmail.
i.
Instalasi CMS Joomla
Hal
yang harus dilakukan adalah membuat virtual host, database, dan direkroti root
untuk CMS Joomla. Untuk memasukan CMS Joomla ke debian bisa menggunakan aplikasi WinSCP
di Windows (sebagai client) dan SSH (sebagai server). Kemudian untuk mengekstrak
CMSnya menggunakan
aplikasi unzip.
j.
Instalasi CMS OsTube
Sama
seperti instalasi CMS Joomla, namun dalam instalasinya harus menginstal
beberapa aplikasi tambahan, diantaranya adalah ruby, mplayer, mencoder, dan
flvtool2. Dan untuk mengekstrak CMS OsTube menggunakan perintah“tar”.
k. Instalasi
CMS Dewafiles
Sama
seperti instalasi CMS Joomla, namun dalam instalasinya harus mengaktifkan mode rewrite.
l.
Konfigurasi Access
Point
Yang
harus dikonfigurasi adalah alamat IP Access Point, SSID untuk memberikan nama
wifi dan DHCP Server untuk memberikan alamat IP secara otomatis ke client yang
terhubung.
m. Pengujian
Tahap
Pengujian dilakukan untuk menguji web server yang telah dibangun, apakah sesuai
dengan yang diharapkan atau tidak dangan cara meghubungkan client dengan access
point. Kemudian mengakses web server dengan menggunakan domain, lalu mengupload data
(bisa berupa teks, file, atau video) kemudian mengakses data yang telah
diupload.
Pastikan DVD
Debian sudah siap, dengan PC yang akan dijadikan server.
a. Masukkan DVD
Debian ke DVD-ROM PC.
b. Masuk BIOS,
pastikan PC boot ke DVD-ROM terlebih dahulu.
c. Akan muncul
tampilan seperti berikut,
Karena kita
menginstal untuk server, dan supaya proses instalasi lebih cepat, kita tidak
menggunakan instalasi grafik, tapi dengan instalasi command line.
d. Pilih bahasa
yang akan digunakan saat proses instalasi, bahasa yang dipilih juga akan menjadi bahasa yang
digunakan sistem. Pilih english,
sebagai bahasa instalasi.
e. Tentukan lokasi
negara, Indonesia berada di bagian other
| Asia | Indonesia. Pilih Indonesia sebagai
negara, akan muncul pemilihan locale atau jenis huruf yang didukung. Indonesia
menggunakan alphabet latin, gunakan locale Amerika
Serikat. Pilih juga keymap, keymap adalah tatanan keyboard yang digunakan.
Gunakan American English.
f. Tunggu, akan
ada proses.
Biarkan prosesnya
sampai selesai.
g. Masukkan
hostname yang dibutuhkan, karena kita membangun server kita
sendiri. Masukkan sesuai keinginan.
Dalam kasus
ini, masukkan smakanza sebagai
hostname.
h. Kita akan
memasukkan kata sandi untuk akun utama, masukkan sesuai kenginan.
Dalam kasus
ini, masukkan root, lalu masukan root lagi saat konfirmasi sandi.
i.
Setelah itu, akan diminta untuk memasukkan nama
lengkap pengguna. Masukan nama anda.
Masukkan nama
pengguna untuk akun pribadi anda sendiri. Nama depan merupakan plihan yang
cukup. Masukkan juga kata sandi, lalu konfirmasi lagi kata sandi.
j.
Pilih zona pewaktuan sesuai dengan tempat
pembuatan server, jika di wilayah Indonesia bagian barat maka pilih Jakarta.
k. Tunggu sampai
proses pengecekkan hardware selesai.
l.
Pilih proses partisi secara manual.
m. Pilih disk yang akan di partisi.
Dalam kasus
ini, server akan menggunakan 2 partisi. Satu root dengan ukuran 10 GB, dan satu
swap dengan ukuran 737 MB. Lalu klik Yes.
n. Biarkan proses
instalasi berjalan.
o. Apabila dalam
proses instalasi ada pertanyaan, Apakah ada media instalasi lainya? DVD atau
CD? Apabila ada, masukkan DVD dan pilih yes,
apabila tidak, pilih no.
p. Akan ada
pertanyaan lagi, apakah perlu menggunakan network mirror? Network mirror adalah
master debian yang ada di internet, berfungsi untuk mengambil data - data yang
mungkin tidak ada di DVD atau CD. Silahkan pilih ya apabila anda ingin
menggunakan network mirror, syaratnya anda harus mempunyai koneksi internet.
q. Apabila ada
pertanyaan seputar berkontribusi untuk popularity contest, pilih no.
r.
Setelah itu akan disediakan pilihan apa saja
yang akan diinstal.
Sebaiknya yang
diinstal hanya standard system utilities
untuk pempercepat dalam instalasi.
s. Lalu biarkan
proses instalasi berjalan kembali.
Akan ada pesan,
apabila PC anda sudah terdapat sistem operasi.
Maka menginsall GRUB akan embuat sistem operasi yang sebelumnya tidak bisa
digunakan. Kecuali nanti diatur ulang. Kita asumsikan bahwa anda belum
menginstal apa - apa karena tujuanya adalah membuat PC khusus server. Pilih Yes.
t.
Tunggu hingga proses selesai. Apabila sudah
muncul pesan Installation complete,
pilih Continue. Kemudian PC akan
merestart.
u. Instalasi
debian selesai.
Masuk menggunakan akun root, dan masukan password rootnya.
a. Login ke debian
menggunakan akun root.
b. Kemudian
ketikan perintah,
root@smakanza:~# nano
/etc/network/interfaces
c. Lalu pada
bagian bawah isikan konfigurasi seperti ini,
# The loopback network interface
auto lo
iface lo inet loopback
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.10.1
netmask 255.255.255.0
d. Simpan
konfigurasi dan restart interfaces.
root@smakanza:~#
service networking restart
e. Hubungkan
komputer server dengan komputer klien dengan menggunakan kabel UTP.
f. Pada komputer
klien, masuk ke Network and Sharing Center.
g. Klik Local Area
Connection.
h. Klik
Properties.
i.
Kemudian pilih Internet Protocol Version 4.
j.
Masukan alamat IP komputer klien, untuk gateway merupakan alamat IP
server, dan alamat DNS server menggunakan alamat IP server.
k. Klik OK.Kemudian
buka cmd dan ping alamat server.
a.
Instal
aplikasi DNS Server (Bind9).
root@smakanza:~#
apt-get install bind9
b.
Setelah
terinstal kemudian masuk ke direktori bind.
root@smakanza:~#
cd /etc/bind/
c.
Copy
file db.local dan db.127.
root@smakanza:/etc/bind#
cp db.local blog
root@smakanza:/etc/bind#
cp db.local data
root@smakanza:/etc/bind#
cp db.local media
root@smakanza:/etc/bind#
cp db.local mail
root@smakanza:/etc/bind#
cp db.127 192
d.
Edit
file named.conf.local.
root@smakanza:/etc/bind#
nano named.conf.default-zones
e.
Kemudian
tambahkan zone di dalamnya.
zone
"smakanza.sch.id" {
type master;
file "/etc/bind/blog";
};
zone
"smakanza-data.sch.id" {
type master;
file "/etc/bind/data";
};
zone
"smakanza-media.sch.id" {
type master;
file "/etc/bind/media";
};
zone
"smakanza-mail.sch.id" {
type master;
file "/etc/bind/mail";
};
zone
"10.168.192.in-addr.arpa" {
type master;
file "/etc/bind/192";
};
f.
Edit
file blog.
root@smakanza:/etc/bind#
nano blog
g.
Ubah
isi file tersebut menjadi seperti ini,
Lakukan hal yang sama pada file data, media, dan mail dengan domain
yang telah ditentukan.
h.
Edit
juga file db.192 dan ubah isinya menjadi seperti ini.
i.
Restart
bind9.
root@smakanza:/etc/bind#
service bind9 restart
j.
Edit
file resolv.conf.
root@smakanza:/etc/bind#
nano /etc/resolv.conf
k.
Masukan
“nameserver 192.168.10.1” di
dalamnya dan simpan konfigurasi.
l.
Test
dengan perintah “nslookup alamat.domain”.
m.
Konfigurasi
DNS Server berhasil
a. Instal aplikasi
mail server.
root@smakanza:~#
apt-get install postfix courier-pop courier-imap
b. Jika ada pesan
muncul pilih Ok, lalu pilih Internet Site.
c. Isikan nama
sistem mail, contoh “smakanza-mail.sch.id”,
kemudian jika ada peringatan pembuatan direktori untuk web administrasi, plih No. Tunggu hingga proses selesai.
d. Kemudian edit
file konfigurasi.
root@smakanza:~#
nano /etc/postfix/main.cf
lalu pada
bagian bawah konfigurasi tambahkan “home_mailbox
= Maildir/”.
recipient_delimiter
= +
inet_interfaces
= all
home_mailbox = Maildir/
e. Kemudian edit
konfigurasi melalui perintah dpkg.
root@smakanza:~#
dpkg-reconfigure postfix
f. Ikuti langkah-langkahnya seperti
ini.
Local only : Ok
General
Type of Mail Configuration : Internet Site
System
Mail Name : smakanza-mail.sch.id
Root
and postmaster mail recipient : (biarkan kosong)
Other
destination to accept... : (langsung tekan enter)
Force
synchronous updates... : No
Local
Networks : 0.0.0.0/0 (tambahkan di bagian akhir)
Use
Procmail for local delivery : No
Mailbox
size limit (bytes) : 0
Local
address extension character : +
Internet
protocols to use : ipv4
g. Restart mail server.
root@smakanza:~#
service postfix restart
h. Tambahah user
sebagai penerima email.
root@smakanza:~#
adduser diin
i.
Lakukan test terhadap port 25 (protokol SMTP).
root@smakanza:~#
telnet smakanza-mail.sch.id 25
Trying 192.168.10.1...
Connected to smakanza-mail.sch.id.
Escape character is '^]'.
220 smakanza ESMTP Postfix (Debian/GNU)
mail from:hiday (nama user pengirim)
250 2.1.0 Ok
rcpt to:diin (nama user penerima)
250 2.1.5 Ok
data (perintah untuk menulis pesan)
354 End data with
<CR><LF>.<CR><LF>
Hai Diin. (isi
pesan)
.
(tanda titik untuk mengakhiri penulisan pesan)
250 2.0.0 Ok: queued as C9F785FCFC
quit (perintah untuk keluar dari protokol
SMTP)
221 2.0.0 Bye
Connection closed by foreign host.
j.
Kemudian test port 110 (protokol POP).
root@smakanza:~# telnet
smakanza-mail.sch.id 110
Trying 192.168.10.1...
Connected to smakanza-mail.sch.id.
Escape character is '^]'.
+OK Hello there.
user diin (nama user)
+OK Password required.
pass diin (password user)
+OK logged in.
retr 1 (perintah untuk menampilkan pesan
nomer 1)
+OK 460 octets follow.
Return-Path:
<hiday@smakanza-mail.sch.id>
X-Original-To: diin
.......
Hai Diin.
.
quit (perintah untuk keluar dari protokol
POP)
+OK Bye-bye.
Connection closed by foreign host.
root@smakanza:~#
k. Pembuatan mail
server selesai.
a.
Instal
aplikasi web server .
root@smakanza:~#
apt-get install apache2 php5 mysql-server phpmyadmin
b.
Jika
ada pesan untuk memasukan user root MYSQL, masukan password root debian, lalu
masukan passwordnya lagi.
c.
Jika
ada pesan untuk merekonfigurasi web server secara otomatis, pilih apache2.
d.
Tunggu
proses hingga muncul pesan “Configure database for phpmyadmin ...”
pilih Yes, lalu masukan password root MYSQL.
e.
Kemudian
masukkan password phpmyadmin, disarankan agar sama dengan password MYSQL, dan
masukkan passwordnya lagi.
f.
Tunggu
hingga proses selesai.
g.
Selanjutnya
edit batas upload pada file php.ini.
root@smakanza:~# nano
/etc/php5/apache2/php.ini
h.
Tekan
Ctrl + W dan cari kata “upload_max” dan ubah batas uploadnya
sesuai dengan yang dinginkan, contoh dalam kasus ini adalah 1024M (1GB).
i.
Tekan
+ W lagi dan cari kata “post_max” dan ubah batasnya, bisa disamakan
seperti batas “upload_max”.
j.
Simpan
dan restart apache2.
root@smakanza:~# service
apache2 restart
k.
Untuk
mengujinya, buka web browser dan ketikan alamat server.
a. Instal web mail
server (squirrelmail).
root@smakanza:~#
apt-get install squirrelmail
b. Kemudian pindah ke direktori sites-available.
root@smakanza:~#
cd /etc/apache2/sites-available
c. Copy file
default.
root@smakanza:/etc/apache2/sites-available#
cp default mail
d. Lalu edit file
mail.
root@smakanza:/etc/apache2/sites-available#
nano mail
edit konfigurasi seperti ini,
<VirtualHost *:80>
ServerAdmin hiday@smakanza-mail.sch.id
ServerName smakanza-mail.sch.id
ServerAlias www.smakanza-mail.sch.id
DocumentRoot /usr/share/squirrelmail
............
<Directory /usr/share/squirrelmail/>
.............
</Directory>
.............
</VirtualHost>
e. Aftikan virtual
host mail.
root@smakanza:/etc/apache2/sites-available#
a2ensite mail
f. Kemudian
restart apache2.
root@smakanza:/etc/apache2/sites-available#
service apache2 restart
g. Buka web
browser dan ketikan alamat “smakanza-mail.sch.id”.
a. Masuk menggunakan user
diin dan juga masukan passwordnya.Instalasi WebMail Server selesai
a. Download CMS
Joomla terlebih dahulu di sini,
b. Buat direktori
web root di debian.
root@smakanza:~#
mkdir /var/blog
c. Instal aplikasi
SSH agar WinSCP dapat terhubung dengan debian.
root@smakanza:~#
apt-get install openssh-server
d. Instal WinSCP
di komputer client.
e. Kemudian
masukan CMS Joomla yang telah didownload tadi ke dalam direktori yang telah dibuat menggunakan WinSCP.
f. Lalu pindah ke
direktori blog.
root@smakanza:~#
cd /var/blog
g. Untuk melihat
apakah file sudah masuk ke dalam direktori, ketikan perintah ls.
root@smakanza:/var/blog# ls
Joomla2.5.0.zip
h. Instal aplikasi
unzip untuk mengekstrak CMS Joomla.
root@smakanza:/var/blog#
apt-get install unzip
i.
Lalu ekstrak CMS Joomla.
root@smakanza:/var/blog#
unzip Joomla2.5.0.zip
j.
Edit hak akses direktori web rootnya.
root@smakanza:/var/blog#
chmod -R 777 /var/blog
k. Pindah ke
direktori sites-available.
root@smakanza:/var/blog#
cd /etc/apache2/sites-available
l.
Copy file default.
root@smakanza:/etc/apache2/sites-available#
cp default blog
m. Lalu edit file
blog.
root@smakanza:/etc/apache2/sites-available#
nano blog
n. Ubah
konfigurasi menjadi seperti ini,
<VirtualHost *:80>
ServerAdmin hiday@smakanza-mail.sch.id
ServerName smakanza.sch.id
ServerAlias www.smakanza.sch.id
DocumentRoot /var/blog
.................
<Directory /var/blog/>
..................
</Directory>
.................
</VirtualHost>
o. Aktifkan
virtual host blog.
root@smakanza:/etc/apache2/sites-available#
a2ensite blog
p. Restart
apache2.
root@smakanza:/etc/apache2/sites-available#
service apache2 restart
q. Buka web
browser dan ketikan “smakanza.sch.id/phpmyadmin” di address bar untuk membuat
database. Masukan pengguna root dan passwordnya.
r.
Lalu buatlah databasedengan nama “blog”.
s. Tambahkan tab
baru di web browser dan ketikan alamat “smakanza.sch.id”, maka tampilannya akan
seperti ini,
t.
Kemudian klik Next, lalu klik next lagi, klik next lagi.
u. Pada
konfigurasi database, isikan nama pengguna dan nama database.
Database Type : Mysqli
Host Name : localhost
Username : root
Password : root
Database name : blog
Table Prefix : blog_
v. Lalu klik next,
pada konfigurasi FTP langsung di next saja. Pada Main Configuration isikan
seperti ini,
Site Name : SMAKANZA
Admin Username: hiday
Admin Password : hiday
Confirm Admin Password : hiday
w. Klik Install
Sample Data, lalu klik Next.
x. Klik Remove
installation folder, akan ada pesan Installation folder successfully removed
Jika tidak ada pesan tersebut maka hapus folder instalasi secara manual.
Kemudian klik Site dan instalasi selesai.
a.
Download
CMS OsTube terlebih dahulu di sini,
b.
Buat
direktori web root di debian.
root@smakanza:~# mkdir
/var/video
c.
Instal
aplikasi pendukung.
root@smakanza:~# apt-get
install ruby mplayer mencoder flvtool2
d.
Kemudian
masukan CMS OsTube yang telah didownload
tadi ke dalam direktori yang telah dibuat menggunakan WinSCP.
e.
Lalu
pindah ke direktori video.
root@smakanza:~# cd
/var/video
f.
Untuk
melihat apakah file sudah masuk ke dalam direktori, ketikan perintah ls.
root@smakanza:/var/video#
ls
OsTube-2.1.tar.gz
g.
Lalu
ekstrak CMS OsTube.
root@smakanza:/var/video#
tar -zxvf OsTube-2.1.tar.gz
h.
Edit
hak akses direktory includes.
root@smakanza:/var/video#
chmod -R 777 includes
i.
Pindah
ke direktori sites-available.
root@smakanza:/var/video#
cd /etc/apache2/sites-available
j.
Copy
file default.
root@smakanza:/etc/apache2/sites-available#
cp default video
k.
Lalu
edit file video.
root@smakanza:/etc/apache2/sites-available#
nano video
l.
Ubah
konfigurasi menjadi seperti ini.
<VirtualHost
*:80>
ServerAdmin hiday@smakanza-mail.sch.id
ServerName smakanza-media.sch.id
ServerAlias www.smakanza-media.sch.id
DocumentRoot /var/video
......................
<Directory
/var/video/>
.........................
</Directory>
ScriptAlias /cgi-bin/
/var/video/cgi-bin/
<Directory
"/var/video/cgi-bin">
...........................
</VirtualHost>
m.
Aktifkan
virtual host video.
root@smakanza:/etc/apache2/sites-available#
a2ensite video
n.
Restart
apache2.
root@smakanza:/etc/apache2/sites-available#
service apache2 restart
o.
Buatlah
database dengan nama “video” menggunakan phpmyadmin.
p.
Kemudian
buka web brower dan ketikan alamat “smakanza-media.sch.id”, secara default
ostube menggunakan bahasa jerman, untuk mengganti menjadi bahasa inggris klik
bendera inggris. Pastikan semua minimal system rekomendasi dicentang.
q.
Di
bagian bawah pada konfigurasi database MySQL diisi dengan username, password
dan nama database.
DB hostname :
localhost
DB username :
root
DB password :
root
DB database :
video
r.
Klik
Next, jika nanti ada pesan “Caution: The database already exists. If you click "Next" the
current database will be deleted! (you most likely want this)” klik Next sekali lagi.
s.
Pada
Step 2 langsung di Next saja
t.
Di
Step 3 pada Portal setting, isikan nama portal dan data admin.
Name of your
portal :MEDIA SMAKANZA
User have
.... : No
Admin
username : hiday
Admin
password : hiday
Admin email :
hiday@smakanza-mail.sch.id
u.
Klik
Next dan hapus direktori install.
root@smakanza:/var/video#
rm -R install
v.
Buka
web browser dan ketikan alamat “smakanza-media.sch.id
w.
Instalasi
berhasil
a.
Download
CMS Dewafiles terlebih dahulu di sini,
b.
Buat
direktori web root di debian.
root@smakanza:~# mkdir
/var/data
c.
Kemudian
masukan CMS Dewafiles yang telah didownload
tadi ke dalam direktori yang telah dibuat menggunakan WinSCP.
d.
Lalu
pindah ke direktori data.
root@smakanza:~# cd
/var/data
e.
Ketikan
perintah ls untuk melihat CMS Dewafiles di dalam direktori.
root@smakanza:/var/data#
ls
dewafiles-v-5.zip
f.
Lalu
ekstrak CMS Dewafiles.
root@smakanza:/var/data#
unzip dewafiles-v-5.zip
g.
Edit
hak akses direktori web rootnya.
root@smakanza:/var/data#
chmod -R 777 /var/data
h.
Pindah
ke direktori sites-available.
root@smakanza:/var/data#
cd /etc/apache2/sites-available
i.
Copy
file default.
root@smakanza:/etc/apache2/sites-available#
cp default data
j.
Lalu
edit file data.
root@smakanza:/etc/apache2/sites-available#
nano data
k.
Ubah
konfigurasi menjadi seperti ini,
<VirtualHost
*:80>
ServerAdmin hiday@smakanza-mail.sch.id
ServerName smakanza-data.sch.id
ServerAlias www.smakanza-data.sch.id
DocumentRoot /var/data
.................
<Directory
/var/data/>
Options Indexes FollowSymLinks
MultiViews
AllowOverride All
Order allow,deny
allow from all
</Directory>
......................
</VirtualHost>
l.
Aktifkan
virtual host data.
root@smakanza:/etc/apache2/sites-available#
a2ensite data
m.
Aktifkan
mode rewrite.
root@smakanza:/etc/apache2/sites-available#
a2enmod rewrite
n.
Restart
apache2.
root@smakanza:/etc/apache2/sites-available#
service apache2 restart
o.
Buatlah
database dengan nama “data” menggunakan phpmyadmin.
p.
Kemudian
buka web brower dan ketikan alamat “smakanza-data.sch.id”, maka tampilannya
seperti ini,
Gambar 4.9.1 Tampilan konfigurasi CMS Dewafiles
q.
Masukan
konfigurasinya, pastikan bagian yang terdapat tanda bintang (*) diisi semua,
jika sudah selesai, klik Install Now.
r.
Hapus
direktori instalation.
root@smakanza:/etc/apache2/sites-available#
rm –R
/var/data/installation
s.
Kemudian
klik Home pada web browser dan instalasi selesai.
4.10
a.
Sambungkan
access point dengan komputer (windows)
b.
Kemudian
setting alamat IP di komputer dengan
jaringan 192.168.1.0/24, misalkan :
IP ddress : 192.168.1.10
Subnet mask :
255.255.255.0
c.
Buka
web browser dan ketikan alamat ip access point “192.168.1.1”
d.
Masukan
nama pengguna dan sandi
Nama Pengguna
: admin
Sandi : admin
e.
Klik
menu “Network”, kemudian setting IP access point agar sama dengan jaringan
server.
Type : Static
IP
IP Address :
192.168.10.2
Subnet Mask :
255.255.255.0
Gateway :
192.168.10.1
f.
Klik
Save, jika ada pesan”rebooting of the system” klik Oke. Tunggu hingga access
point selesai reboot.
g.
Kemudian
setting alamat IP lagi di komputer dengan jaringan 192.168.10.0/24, misalkan
192.168.10.10
h.
Pada
web broser ketikan alamat access point “192.168.10.2”
i.
Masukan
nama pengguna dan sandi
j.
Klik
menu “Wireless” dan edit konfigurasinya
SSID :
@smakanza
Channel : 1
Pilih Access Point dan
centang pada Enable SSID Broadcast
k.
Arahkan
halaman ke bawah, pada Reboot diberi tanda centang, lalu klik Save dan Oke
l.
Kemudian
klik menu DHCP dan setting DHCP Server
DHCP Server :
pilih Enable
Start IP
Address : 192.168.10.6
End IP
Address : 192.168.10.254
Default
Gateway : 192.168.10.1
Primary DNS :
192.168.10.1
m.
Klik
Save dan Oke
n.
Reboot
access point dengan mencabut kabel daya dan colokan kembali
o.
Sambungkan
access point dengan server
p.
Hubungkan
komputer klien ke wifi @smakanza
q.
Setelah
terhubung, komputer akan mendapatkan alamat IP otomtis
r.
Lalu
mencoba mengakses webmail server (smakanza-mail.sch.id)
s.
Konfigurasi
access point selesai
Web
server adalah sebuah penyedia layanan dengan protokol HTTP. Web server juga dikenal dengan nama HTTP Server. Web server dapat
digunakan sebagai pertukaran informasi, data dan yang lain. Salah satu aplikasi
yang dapat digunakan sebagai web server adalah Apache2, dan dengan bantuan CMS,
tampilan web server menjadi lebih menarik. Untuk web server berbasis lokal,
digunakan dalam jaringan yang bersifat lokal, seperti di SMK N 1 Wonosobo.
Kelebihan dari jaringan lokal antara lain kecepatan data yang lebih cepat,
tidak memerlukan internet, dan tidak perlu menggunakan IP Publik, sehingga biaya
yang digunakan tidak terlalu besar. Serta dapat meningkatkan
efektifitas dalam memperoleh pengetahuan
/ informasi
dan menunjang fasilitas pendidikan bagi siswa-siswi SMK N 1 Wonosobo.
a.
Sistem
(web server berbasis lokal) ini masih memiki banyak kekurangan, sehingga
perlu dikembangkan agar menjadi lebih
baik.
b.
Semua
warga SMK N 1 Wonosobo menjadi peran penting dalam menjalankan sistem ini,
sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai.
c.
Sistem
ini dapat ditempatkan di jaringan SMK N 1 Wonosobo yang sudah ada, atau bisa
juga membuat jaringannya sendiri.
d.
Sistem
ini dapat digunakan sebagai referensi bagi pembaca untuk membuat sistem yang
lebik baik.
Duty
Susilo, Antonius. 2013. Administrasi
Server Kelas XI Semester 1. Jakarta : Kementrian Pendidikan &
Kebudayaan
Purbo,
Onno W. 2008. Panduan Mudah Merakit dan
Menginstal Server Linux. Yogyakarta : ANDI
Syamsudin.
2010. Cara Cepat Belajar Infrastruktur
Jaringan Wireless. Yogyakarta : GAVA MEDIA
Sutabri,
Tata. 2005. Sistem Informasi Manajemen.
Yogyakarta : ANDI
Syafi’i,
M. 2006. Membangun Aplikasi Berbasis PHP
dan MySQL. Yogyakarta : ANDI
Suyanto.
2007. Membangun Jaringan Komputer dengan
Server Linux dan Client Windows. Yogyakarta : ANDI
Kristanto,
Andri. 2003. Jaringan Komputer. Yogyakarta
: GRAHA ILMU
Id
CloudHost. 2015.https://idcloudhost.com/pengertian-web-server-dan-fungsinya/, diunduh tanggal 10 Oktober
2016
Singgih.
2012.http://defas56.blogspot.co.id/2012/10/pengertian-dan-fungsi-dns-server.html,
diunduh tanggal 10 Oktober 2016
Tampilan halaman web smakanza.sch.id
Tampilan halaman web smakanza-data.sch.id
Tampilan halaman web smakanza-media.sch.id
Tampilan halaman web smakanza-mail.sch.id
Dokumennya bisa diunduh disini