Desember 01, 2015

PIDATO PENTINGNYA SHOLAT



السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
بسم الله الرحمن الرحيم. الحمد لله رب العالمين . والصلاة والسلام على اسرفى الانبياء والمرسلين . وعلى اله واصحابه ومن تبع الايوم الدين لاحول ولاقوة الاباالله العلى العظيم . امابعد

Hadrotal mukarom, para alim para ulama, wa bil khusus beliau al mukarom Bapak ................................................. yang selalu kami nanti-nantikan fatwa dan doanya. Yang terhormat, bapak shohihul hajjah Bapak ....................... yang saya mulyakan. Dan yang saya hormati Bapak Taufik Hidayat selaku wali dari kelas XI TKJ 1, dan tidak ketinggalan pula teman-teman senasib seperjuangan yang saya cintai dan yang mencintai saya.

Yang pertama dan yang paling utama marilah kita bersama-sama memanjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan taufik dan hidayahnya sehingga kita dapat berkumpul pada kesempatan pagi ini, tanpa menemui halangan suatu apapun, Amin Allahumma Amin.

Sholawat beserta salamnya Allah semoga tetap tercurahkan kepada beliau Nabi Agung Muhammad SAW, salah satu Nabi yang sanggup memberikan syafaatnya kepada umat-umatnya besok dihari kiamat, dan semoga kita tergolong umatnya yang akan mendapatkan syafaatnya besok di hari kiamat, Amin Allahumma Amin.

Hadirin wal hadirot yang saya muliakan
Di dalam islam Sholat disebut tiang agama , sebagaimana akan menjadi penerang kubur kita. Shalat merupakan salah satu kewajiban bagi kaum muslimin yang sudah memenuhi syarat dan harus dikerjakan baik bagi mukimin maupun dalam perjalanan. Shalat merupakan rukun Islam kedua setelah syahadat. Islam didirikan atas lima tiang yang salah satunya adalah shalat, sehingga barang siapa mendirikan shalat ,maka ia mendirikan agama, dan barang siapa meninggalkan shalat,maka ia meruntuhkan agama.  Shalat harus didirikan dalam satu hari satu malam sebanyak lima waktu, berjumlah 17 rakaat. Shalat tersebut merupakan wajib yang harus dilaksanakan tanpa kecuali bagi seorang muslim, baik sedang sehat maupun sakit.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
"Dan tidaklah mereka diperintah kecuali agar mereka hanya beribadah kepada Allah , mengikhlaskan keta'atan pada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan hanif (lurus), agar mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat, demikian itulah agama yang lurus". (Surat Al-Bayyinah: 5).

Sholat juga merupakan tanda syukur kita terhadap nikmat yang telah Allah berikan kepada kita. Nabi pernah ditanya Oleh istrinya, Wahai Rasulullah kenapa baginda banyak sholat di malam hari, bukankah baginda sudah diampuni dosa-dosa baginda yang telah lalu dan yang akan datang (maksum) ? Pertanyaan Istri Rasulullah hanya dijawab dengan jawaban sederhana nan penuh keikhlasan : Sudahkah diri saya ini termasuk hamba yang  bersyukur.!


Rasul yang ibadahnya luar biasa seperti itu masih mengatakan demikian, karena hakekatnya nikmat  yang Allah telah karuniakan, sampai akhir hayat manusia tidak akan cukup untuk mensyukurinya, dan tidak akan pernah terhitung jumlahnya. Jika kita menengok diri kita, kita harus insaf bahwa kita termasuk orang-orang yang sering lalai untuk senantiasa bersyukur, karena kita belum dapat mengikuti cara bagaimana rasulullah bersyukur. Karena kelemahan dan kelalaian seorang hamba, Allah senantiasa mengingatkannya dalam Al-Qur'an dengan berulangkali "Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kamu dustakan".

Ingatlah, sabar dalam kebaikan adalah Penolong, Sabar menjalankan ketaatan adalah penolong, sholat yang khusu' dan ikhlas adalah Penolong, Penolong diri untuk selamat di kehidupan dunia dan akhirat. Allah SWT berfirman: "dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) degan berbuat sabar dan melakukan sholat, dan sesungguhnya (sholat) sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusu' (hatinya tunduk pada Allah)".

Hadirin Wal Hadirot Rokhimakumullah
Marilah kita belajar perbaiki shalat kita. Dari yang jarang sholat, mulailah belajar untuk selalu sholat. Dari yang sholatnya selalu telat, mulailah belajar untuk sholat lebih awal. dari yang sholatnya untuk seseorang , mulailah belajar sholat hanya untuk Allah semata. Agar kita tidak merugi dikemudian hari. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Yang pertama kali ditanyakan kepada seorang hamba pada hari kiamat adalah perhatian kepada shalatnya. Jika shalatnya baik, dia akan beruntung (dalam sebuah riwayat disebutkan: dia akan berhasil). Dan jika shalatnya rusak, dia akan gagal dan merugi.” (HR Ath Thabrani, shahih).
Allah Subhanahu wa Ta’ala mewajibkan ibadah shalat tidak seperti ibadah-ibadah lain, seperti puasa, zakat, haji dan sebagainya yang diwajibkan kepada umat Islam melalui perantaraan Jibril ‘Alaihis Salam. khusus untuk ibadah shalat, Allah sendiri yang memerintahkan ibadah sholat dengan mengangkat Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ke langit ke tujuh dalam peristiwa Isra’ Mi’raj, di Sidratul Muntaha.
Hadirin wal hadirot yang saya muliakan
Hanya itulah yang dapat saya sampaikan, saya mohon maaf apabila dari awal sampai akhir ada banyak kesalahan, karena itu semata – mata dari kebodohan saya sendiri. Dan apabila ada benarnya itu semata – mata hidayah dari Allah SWT.  Saya akkhiri

اِهْدِنَاالصِّرَاطَ الْمُسْتَفِيْمِ
وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Read More ->>
© fb.me/ihastechnology. Diberdayakan oleh Blogger.