Mei 20, 2015

Tahapan Perancangan dan Pengembangan Jaringan


Jaringan Komputer
Jaringan Komputer adalah sekumpulan komputer yang saling terhubung satu sama lain sehingga dapat berbagi sember daya. Hubungan antar komputer dapat menggunakan media kabel, telepon, gelombang radio, satelit maupun infra red.

Manfaat Jaringan
-          Berbagi sumber daya
-          Kehandalan tinggi
-          Menghemat uang
-          Skalabilitas
-          Medium komunikasi
-          Akses informasi luas
-          Komunikasi orang ke orang

Tahapan Perancangan  dan Pengembangan  Jaringan Jaringan Dasar 
Ada banyak cara dan perencanaan pembangunan sebuah jaringan komputer.  Tergantung bagaimana jaringan komputer itu dibangun disesuaikan dengan kebutuhan dan lingkungan kerja.  Dalam operasi jaringan lokal, sebenarnya tidak membutuhkan perancangan yang komplek, karena pada dasarnya setiap kelompok jaringan memiliki sepesifikasi sendiri.  Meskipun demikian, masih dibutuhkan satu router yang berfungsi untuk menghubungkan antar-workgroup.
Router tersebut bisa berupa software maupun router hardware.  Router software ada free atau open sources ada juga yang berbayar. Untuk yang berbayar dan yang beredar di pasaran antara lain Winroute.Router tadi bertugas sebagai penghubung antara satu kelompok jaringan dengan kelompok jaringan yang lain atau sebagai penghubung antara jaringan lokal dengan internet. Dalam sistem operasi jaringan routing sederhana bisa dilakukan tanpa software tambahan.System Operasi Linux atau Windows 2000/XP bisa melakukan routing antar kelas IP dan bahkan bisa berfungsi sebagai router penghubung antara jaringan lokal dengan internet.Tahapan perencanaan yang harus dilakukan antara lain:
  • Perkiraan Jumlah PCPerkiraan jumlah masksimum PC dalam satu kelompok kerja harus dilakukan dengan tepat, karena akan menentukan kelas IP  dan rencana jangka panjan pengembangan jaringan komputer.
  • Menentukan Kelas IPKelas IP dapat ditentukan berdasarkan jumlah maksimum PC dalam satu kelompok kerja, jika jumlah maksimum PC lebih dari 254 maka harus dipertimbankan menggunakan IP kelas B , supaya tidak terjadi perubahan konfigurasi pada saat jumlah PC sudah sangat banyak dan kompleks. 
  • Menentukan Range Nomor IPJika kita merencanakan jumlah kelompok kerja lebih dari satu maka penentuan range nomor IP perlu dipertimbangkan. Namun penentuan range IP dilakukan berdasarkan perkiraan jumlah PC.
  • Pemberian Nama Kelompok Kerja.Alasan utama pemberian nama kelompok kerja dalam satu jaringan adalah untuk kemudahan mencari bagian dari kelompok kerja yang dibutuhkan. Sebaiknya pemberian nama kelompok kerja disesuaikan menurut fungsi dari suatu bagian tertentu, misalnya untuk bagian Akademik Kampus UNIGHA, dalam hal ini, kita bisa memberi nama kelompok kerja tersebut dengan nama AKADEMIK-UNIGHA.
  • PC RouterTugas Router pada jaringan kecil dan menengah bisa dilakukan oleh PC yang dilengkapi Sistem Operasi jaringan baik Linux maupun MS Windows NT atau 2000.Dengan langkah-langkah sederhana maka PC tersebut sudah berfungsi sebagai Router. Untuk satu kelompok kerja jaringan diperlukan satu PC yang berfungsi sebagai Router. PC tersebut tidak harus PC dengan spesifikasi tinggi karena dengan basis Sistem Operasi Linux kita bisa memanfaatkan PC sekelas 80486 sebagai PC Router beberapa kelompok kerja jaringan

Perangkat Jaringan
Suatu jaringan komputer terdiri dari perangkat dasar hardware dan software.

Perangkat keras mencakup :
1.  Kartu jaringan / NIC (Network Interface Card) berfungsi untuk menyambungkan kabel jaringan
     dengan komputer dan menyediakan pengalamatan secara fisik.
2.  Kabel jaringan berfungsi sebagai medium untuk membuat data bisa mengalir di jaringan.
     Ada 3 kabel yang digunakan dalam membangun jaringan:
·         Twisted pair
       Terdiri dari dua jenis yaitu STP (terbungkus) dan UTP (tidak terbungkus). Kabel UTP  
       menggunakan kenektor RJ-45, tipe penyambungan kabel UTP ada dua :
       -  Straight : susunan warna kabel sama antara ujung satu dengan ujung yang lain.
       -  Cross : susunan warna kabel berbeda antara ujung satu dengan ujung yang lain.
·         Coaxial, kabel Coaxial menggunakan kenektor BNC Connector.
·         Fiber optik, menggunakan kenektor ST (spring loaded twist).
3.  HUB berfungsi menghubungkan komputer – komputer, sehingga dapat membentuk satu jaringan.
4.  Switch berfungsi seperti HUB, tetapi memiliki kepandaian yang lebih daripada HUB.
5.  Bridge berfungsi untuk menghubungkan beberapa jaringan terpisah (jaringan yang berbeda/sama)
6.  Router berfungsi untuk menghubungkan satu jaringan dengan jaringan yang lain untuk mendapat
     route ( jalur ) terbaik.
7.  Repeater berfungsi untuk memperkuat kembali sinyal – sinyal yang masuk / diterimanya dan
     kemudian di teruskan melalui kabel UTP.
8.  Connector berfungsi untuk menghubungkan kebel dengan komputer.

Perangkat lunak yang dibutuhkan : Sistem operasi jaringan, Network adapter driver, Protokol jaringan.

Topologi Jaringan
Topologi Jaringan adalah bentuk koneksi dari suatu komputer ke komputer lain dalam suatu jaringan. Jenis – jenis topologi :
  • Topologi MeshType jaringan yang paling rumit, karena setiap komputer yang terhubung dalam jaringan ini adalah sebagai Node / Sentral. Dimana masing – masing node jaringan terhubung dengan node yang lain dalam jaringan. 
  • Topologi StarTopologi Star memiliki satu komputer sebagai node pusat.
    Kelebihan : Penambahan jumlah saluran hanya dilakukan oleh server, Jaringan tidak mudah terganggu dengan adanya koneksi baru
    Kelemahan : beban komputer server cukup berat, jika hub tidak berfungsi maka semua jaringan akan terputus, lebih mahal dengan adanya hub.
  • Topologi BusTopologi Bus menggunakan sebuah kabel pusat yang menghubungkan seluruh komputer client dengan komputer server.
    Kelebihan : Hemat kabel, penambahan komputer lebih mudah.
    Kelemahan : Bila terdapat gangguan dikabel utama maka seluruh jaringan akan terganggu, kepadatan pengiriman data akan menghambat kecepatan akses
  • Topologi RingTopologi Ring membentuk bagan seperti cincin.
    Kelebihan : Hemat kabel, tidak terjadi tabrakan pengiriman data.
    Kelemahan : Pengembangan jaringan lebih kaku, setiap node dalam jaringan akan ikut mengelola informasi yang lewat di jaringan
  • Topologi TreeTopologi Tree memadukan karakteristik dari jaringan bus dan star.
    Kelebihan : bila salah satu kabel client terputus maka tidak akan menggangu hubungan server dengan client lain, kemudahan dalam penginstalan dan pemeliharaan.
    Kelemahan : cakupan segmen tergantung dari jeni kabel, jika jalur backbone putus seluruh segmen jaringan akan putus, lebih sulit di implementasikan.



OSI Layer
OSI ( Open System Interconnection ) menggambarkan bagaimana informasi dari suatu software aplikasi di sebuah komputer berpindah melewati sebuah media jaringan ke suatu software aplikasi di komputer lain. OSI secara konsepyual terbagi menjadi 7 lapisan:

1.  Application Later : Lapisan ke-7 berfungsi sebagai antarmuka aplikasi dengan fungsionalitas jaringan.
2.   Presentation Layer : Lapisan ke-6 berfungsi  mentranslasikan data ke dalam format yang dapat ditransmisikan jaringan.
3.  Session Layer : Lapisan ke-5 berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan.
4.  Transport Layer : Lapisan ke-4 berfungsi untuk memecah data ke dalam paket – paket data dan memberikannya nomor urut paket – paket tersebut.
5.  Network Layer : Lapisan ke-3 berfungsi untuk mendefinisikan alamat – alamat IP, membuat header untuk paket, dan melakukan routing.
6.  Data Link Layer : Lapisan ke-2 berfungsi untuk menentukan bit-bit data dikelompokan menjadi format yang sebut frame.
7.  Physical Layer : Lapisan ke-1 berfungsi untuk mendefinisikan media transmsi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan, topologi jaringan dan pengabelan.

Membangun Jaringan LAN
Dalam Jaringan LAN dikenal 2 jenis kabel jaringan yaitu Straight dan Cross, dimana keduanya memiliki dungsi konektifitas yang berbeda dalam jaringan

-          Kabel Straight umumnya digunakan untuk mengubungkan koneksi dari port pada Switch / Hub.

-          Kabel Cross biasa digunakan koneksi point to point antar komputer.

Susunan warna kabel

Straight
Cross
Ujung A
Ujung B
Ujung A
Ujung B
Putih Orange
Putih Orange
Putih Orange
Putih Hijau
Orange
Orange
Orange
Hijau
Putih Hijau
Putih Hijau
Putih Hijau
Putih Orange
Biru
Biru
Biru
Biru
Putih Biru
Putih Biru
Putih Biru
Putih Biru
Hijau
Hijau
Hijau
Orange
Putih Coklat
Putih Coklat
Putih Coklat
Putih Coklat
Coklat
Coklat
Coklat
Coklat





Membuat Kabel

Alat dan Bahan :

·         Kabel UTP, adalah kepanjangan dari Unshielded Twisted Pair. Kabel ini digunakan sebagai kabel jaringan LAN pada sistem jaringan.

·         Konektor RJ 45, RJ sinkatan dari Registered Jack adalah konektor tempat dimana kabel – kabel UTP ditempatkan.

·         Crimping tool, adalah alat untuk memasang kabel UTP konektor RJ 45 / 11. Bentuknya bermacam – macam, ada yang memilii fungsi untuk memotong kabel dan melepas pembukus kabel.

·         LAN CARD / MODEM
LAN CARD adalah sebuah kartu yang berfungsi sebaga jembatan dari komputer ke sebuah jaringan.

Modem yaitu alat yang digunakan untuk menghantar dan menerima data dari sebuah PC ke PC lainya memalui kabel telephone.

·         LAN Tester, digunakan untuk menguji hasil pemasangan kabel sudah benar / belum.

Tahap Membuat Kabel

1.       Kupas ujung kabel sekitar 2 cm, sehingga kabel kecil – kecil kelihatan.

2.       Pisahkan kabel – kabel tersebut dan luruskan. Kemudian susun dan rapkan berdasarkan warna jenis kabel yang ingin dibuat.

3.       Masukan kabel ke dalam konektor RJ 45, dan pastika semua posisi kabel sudah benar.

4.       Lakukan crimping menggunakan crimping tool, tekan dan pastikan semua pin konektor RJ 45 sudah menggigit tiap – tiap kabel.

5.       Setelah selesai pada ujung yang satu, lakukan lagi pada ujung yang lain.

6.       Langkah terakhir adalah menge-cek kabel yang sudah dibuat dengan menggunakan LAN Tester, dengan cara memasukan masing – masing ujung kabel ke masing – masing port yang tersedia pada LAN Tester, nyalakan dan pastika semua lampu LED menyala sesuai dengan urutan kabel yang dibuat.

Perbedaan dalam pengiriman dan penerimaan data antara kabel Straight dan cross

-          Straight:
Data dikirimkan menuju hub / switch, lalu dikembalikan. Pengiriman data oleh network adapter akan diterima sebagai signal pengiriman data oleh hub / switch. penerima data terjadi di network dan di hub / switch.

-          Cross:
Pengiriman data oleh network adapter komputer 1 akan diterima sebagai signal penerima di network adapter komputer 2 dan penerimaan data oleh network adapter komputer 1 merupakan pengiriman data oleh network adapter komputer 2.


Membangun Server Berbagi Data File dan Printer

Membangun server berbagi data (file dan printer)
Sharing adalah salah satu fasilitas dalam jaringan yang sangat membantu dalam pengoperasian jaringan. Sehingga dapat membagi file dan alat yang kita punyai.

Setting IP Address

1.       Pertama klik kanan pada gambar icon network yang ada pada taskbar dibawah seperti gambar ini.
2.       Lalu klik “Open Network and Sharing Center”.
3.       Kemudian pilih “Change adapter setting”.
4.       Setelah memilih Change adapter setting, lalu klik kanan pada Local Area Connection kemudian pilih Properties.
5.       Setelah masuk ke Local Area Connection Properties, kemudian klik 2 kali pada Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4).
6.       Berikutnya masukkan IP address,
7.       Lalu klik OK.
Setting Sharing File / Folder Pada Windows
1.       Buka Windows Explorer, pilih dulu folder mana yang ingin kamu share. Kemudian klik kanan pilih share with > Specific people.
2.       Akan muncul jendela file sharing. Di bagian ini kamu tambahkan user Everyone, kemudian klik Add. Setelah user Everyone masuk dalam daftar, klik share.
3.       Setelah itu akan dapat konfirmasi "Your Folder is Shared", kemudian klik done.
Setting Sharing Drive atau Local Disk Pada Windows
1.       Tentukan terlebih dahulu drive mana yang ingin di share.
2.       Setelah itu klik kanan pada drive yang akan dishare, kemudian pilih share with > advanced sharing. Secara otomatis akan terbuka jendela properties dan berada pada tab sharing. Kemudian klik Advanced sharing.
3.       Akan terbuka jendela Advanced sharing, lalu beri tanda cek-box pada Share this folder. Kemudian klik tombol permissions untuk menambahkan user dan mengatur permission.
4.       Klik tombol add jika kamu ingin menambahkan user atau grup, kalau saya cukup Everyone saja karena sudah mencakup semua. Kemudian atur permissions-nya. Setelah itu klik ok.
5.       Kemudian kembali lagi ke jendela properties, beralih ke tab security.  Lalu klik tombol Edit untuk menambahkan user dan mengatur permissions.
6.       Akan muncul jendela Permissions. Untuk menambahkan user klik tombol add.
7.       Akan muncul lagi jendela Select User or Group, klik tombol advanced.
8.       Di bagian ini kamu bisa memilih user mana saja yang bisa mengakses data yang di share. Klik find now terlebih dahulu agar muncul daftar user-nya. Kemudian pilih saja Everyone. Klik OK.
9.       Pada kotak object names sudah terisi, kemudian klik OK.
10.   Kemudian atur permissionnya. Klik terlebih dahulu Everyone, kemudian atur permission sesuka Anda. Jika sudah klik OK.

Setting Sharing Printer
1.       Pertama, Klik start button, kemudian pilih Devices and Printers.
2.       Setelah itu akan terbuka windows devices and printers. Di window ini, kita bisa melihat hardware apa saja yang terhubung dengan komputer, salah satunya printer. Tentukan printer mana yang ingin kita sharing. Klik kanan pada printer tersebut, kemudian pilih printer properties.
3.       Akan terbuka window printer properties. Pilih tab Sharing pada windows tersebut.
4.       Setelah itu, beri checkbox pada opsi share this printer. Kita bisa memberi nama sesuai keinginan kita. Kemudian klik Apply, Ok.
Sekarang printer sudah berhasil di sharing dan siap digunakan oleh komputer lain yang terhubung. Kalau sudah berhasil di sharing, baru kita bisa mengakses printer tersebut. Caranya sebagai berikut :

a.    Kita bisa mengaksesnya melalui windows Explorer. Pada Address bar, ketikan IP address komputer yang melakukan sharing tadi. Contoh format penulisan di Address bar "\\192.168.10.10", tanpa tanda petik. IP address disesuaikan dengan jaringan masing-masing.
b.    Setelah itu akan terlihat apa saja yang telah disharing oleh komputer tersebut, salah satunya ada printer. Nah, pada printer tersebut klik kanan kemudian pilih Connect... . Tunggu beberapa saat sampai proses Connecting selesai
c.     Setelah selesai, dan komputer kita sudah bisa mengakses printer yang disharing tadi, kita bisa tes mencetak sebuah dokumen. Biasanya sebelum mencetak, kita diberikan opsi untuk memilih printer mana yang akan digunakan. Nah, pada opsi ini kita pilih printer yang disharing, cirinya adalah setelah nama printer pasti tertulis IP address dari komputernya. Setelah memilih printer tersebut baru kita melakukan pencetakan dokumen.

3 komentar:

© fb.me/ihastechnology. Diberdayakan oleh Blogger.