Jaringan Komputer
Jaringan Komputer adalah sekumpulan komputer yang saling terhubung satu
sama lain sehingga dapat berbagi sember daya. Hubungan antar komputer dapat
menggunakan media kabel, telepon, gelombang radio, satelit maupun infra red.
Manfaat Jaringan
-
Berbagi sumber daya
-
Kehandalan tinggi
-
Menghemat uang
-
Skalabilitas
-
Medium komunikasi
-
Akses informasi luas
-
Komunikasi orang ke orang
Tahapan
Perancangan dan Pengembangan Jaringan Jaringan Dasar
Ada banyak cara dan perencanaan pembangunan sebuah jaringan
komputer. Tergantung bagaimana jaringan
komputer itu dibangun disesuaikan dengan kebutuhan dan lingkungan kerja. Dalam operasi jaringan lokal, sebenarnya
tidak membutuhkan perancangan yang komplek, karena pada dasarnya setiap
kelompok jaringan memiliki sepesifikasi sendiri. Meskipun demikian, masih dibutuhkan satu
router yang berfungsi untuk menghubungkan antar-workgroup.
Router tersebut bisa berupa software maupun router
hardware. Router software ada free atau
open sources ada juga yang berbayar. Untuk yang berbayar dan yang beredar di
pasaran antara lain Winroute.Router tadi bertugas sebagai penghubung antara
satu kelompok jaringan dengan kelompok jaringan yang lain atau sebagai
penghubung antara jaringan lokal dengan internet. Dalam sistem operasi jaringan
routing sederhana bisa dilakukan tanpa software tambahan.System Operasi Linux
atau Windows 2000/XP bisa melakukan routing antar kelas IP dan bahkan bisa
berfungsi sebagai router penghubung antara jaringan lokal dengan
internet.Tahapan perencanaan yang harus dilakukan antara lain:
- Perkiraan Jumlah PCPerkiraan jumlah masksimum PC dalam satu kelompok kerja harus dilakukan dengan tepat, karena akan menentukan kelas IP dan rencana jangka panjan pengembangan jaringan komputer.
- Menentukan Kelas IPKelas IP dapat ditentukan berdasarkan jumlah maksimum PC dalam satu kelompok kerja, jika jumlah maksimum PC lebih dari 254 maka harus dipertimbankan menggunakan IP kelas B , supaya tidak terjadi perubahan konfigurasi pada saat jumlah PC sudah sangat banyak dan kompleks.
- Menentukan Range Nomor IPJika kita merencanakan jumlah kelompok kerja lebih dari satu maka penentuan range nomor IP perlu dipertimbangkan. Namun penentuan range IP dilakukan berdasarkan perkiraan jumlah PC.
- Pemberian Nama Kelompok Kerja.Alasan utama pemberian nama kelompok kerja dalam satu jaringan adalah untuk kemudahan mencari bagian dari kelompok kerja yang dibutuhkan. Sebaiknya pemberian nama kelompok kerja disesuaikan menurut fungsi dari suatu bagian tertentu, misalnya untuk bagian Akademik Kampus UNIGHA, dalam hal ini, kita bisa memberi nama kelompok kerja tersebut dengan nama AKADEMIK-UNIGHA.
- PC RouterTugas Router pada jaringan kecil dan menengah bisa dilakukan oleh PC yang dilengkapi Sistem Operasi jaringan baik Linux maupun MS Windows NT atau 2000.Dengan langkah-langkah sederhana maka PC tersebut sudah berfungsi sebagai Router. Untuk satu kelompok kerja jaringan diperlukan satu PC yang berfungsi sebagai Router. PC tersebut tidak harus PC dengan spesifikasi tinggi karena dengan basis Sistem Operasi Linux kita bisa memanfaatkan PC sekelas 80486 sebagai PC Router beberapa kelompok kerja jaringan
Perangkat Jaringan
Suatu jaringan komputer terdiri dari perangkat dasar hardware dan
software.
Perangkat keras mencakup :
1. Kartu jaringan / NIC
(Network Interface Card) berfungsi untuk menyambungkan kabel jaringan
dengan komputer dan menyediakan pengalamatan secara fisik.
dengan komputer dan menyediakan pengalamatan secara fisik.
2. Kabel jaringan berfungsi
sebagai medium untuk membuat data bisa mengalir di jaringan.
Ada 3 kabel yang digunakan dalam membangun
jaringan:
·
Twisted pair
Terdiri dari dua jenis yaitu STP (terbungkus) dan UTP (tidak terbungkus).
Kabel UTP
menggunakan kenektor RJ-45, tipe penyambungan kabel UTP ada dua :
menggunakan kenektor RJ-45, tipe penyambungan kabel UTP ada dua :
- Straight : susunan warna
kabel sama antara ujung satu dengan ujung yang lain.
- Cross : susunan warna kabel
berbeda antara ujung satu dengan ujung yang lain.
·
Coaxial, kabel Coaxial
menggunakan kenektor BNC Connector.
·
Fiber optik, menggunakan
kenektor ST (spring loaded twist).
3. HUB berfungsi menghubungkan
komputer – komputer, sehingga dapat membentuk satu jaringan.
4. Switch berfungsi seperti
HUB, tetapi memiliki kepandaian yang lebih daripada HUB.
5. Bridge berfungsi untuk
menghubungkan beberapa jaringan terpisah (jaringan yang berbeda/sama)
6. Router berfungsi untuk
menghubungkan satu jaringan dengan jaringan yang lain untuk mendapat
route ( jalur ) terbaik.
route ( jalur ) terbaik.
7. Repeater berfungsi untuk
memperkuat kembali sinyal – sinyal yang masuk / diterimanya dan
kemudian di teruskan melalui kabel UTP.
kemudian di teruskan melalui kabel UTP.
8. Connector berfungsi untuk
menghubungkan kebel dengan komputer.
Perangkat lunak yang
dibutuhkan : Sistem operasi jaringan, Network adapter driver, Protokol
jaringan.
Topologi
Jaringan
Topologi Jaringan
adalah bentuk koneksi dari suatu komputer ke komputer lain dalam suatu
jaringan. Jenis – jenis topologi :
- Topologi MeshType jaringan yang paling rumit, karena setiap komputer yang terhubung dalam jaringan ini adalah sebagai Node / Sentral. Dimana masing – masing node jaringan terhubung dengan node yang lain dalam jaringan.
- Topologi StarTopologi Star memiliki satu komputer
sebagai node pusat.
Kelebihan : Penambahan jumlah saluran hanya dilakukan oleh server, Jaringan tidak mudah terganggu dengan adanya koneksi baru
Kelemahan : beban komputer server cukup berat, jika hub tidak berfungsi maka semua jaringan akan terputus, lebih mahal dengan adanya hub.
- Topologi BusTopologi Bus menggunakan sebuah kabel pusat
yang menghubungkan seluruh komputer client dengan komputer server.
Kelebihan : Hemat kabel, penambahan komputer lebih mudah.
Kelemahan : Bila terdapat gangguan dikabel utama maka seluruh jaringan akan terganggu, kepadatan pengiriman data akan menghambat kecepatan akses
- Topologi RingTopologi Ring membentuk bagan seperti
cincin.
Kelebihan : Hemat kabel, tidak terjadi tabrakan pengiriman data.
Kelemahan : Pengembangan jaringan lebih kaku, setiap node dalam jaringan akan ikut mengelola informasi yang lewat di jaringan
- Topologi TreeTopologi Tree memadukan karakteristik
dari jaringan bus dan star.
Kelebihan : bila salah satu kabel client terputus maka tidak akan menggangu hubungan server dengan client lain, kemudahan dalam penginstalan dan pemeliharaan.
Kelemahan : cakupan segmen tergantung dari jeni kabel, jika jalur backbone putus seluruh segmen jaringan akan putus, lebih sulit di implementasikan.
OSI Layer
OSI ( Open System Interconnection ) menggambarkan bagaimana informasi
dari suatu software aplikasi di sebuah komputer berpindah melewati sebuah media
jaringan ke suatu software aplikasi di komputer lain. OSI secara konsepyual
terbagi menjadi 7 lapisan:
1. Application Later : Lapisan
ke-7 berfungsi sebagai antarmuka aplikasi dengan fungsionalitas jaringan.
2. Presentation Layer :
Lapisan ke-6 berfungsi mentranslasikan
data ke dalam format yang dapat ditransmisikan jaringan.
3. Session Layer : Lapisan
ke-5 berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara,
atau dihancurkan.
4. Transport Layer : Lapisan
ke-4 berfungsi untuk memecah data ke dalam paket – paket data dan memberikannya
nomor urut paket – paket tersebut.
5. Network Layer : Lapisan
ke-3 berfungsi untuk mendefinisikan alamat – alamat IP, membuat header untuk
paket, dan melakukan routing.
6. Data Link Layer : Lapisan
ke-2 berfungsi untuk menentukan bit-bit data dikelompokan menjadi format yang
sebut frame.
7. Physical Layer : Lapisan
ke-1 berfungsi untuk mendefinisikan media transmsi jaringan, metode
pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan, topologi jaringan dan
pengabelan.
Membangun Jaringan LAN
Dalam Jaringan LAN dikenal 2 jenis kabel jaringan yaitu Straight dan
Cross, dimana keduanya memiliki dungsi konektifitas yang berbeda dalam jaringan
-
Kabel Straight umumnya
digunakan untuk mengubungkan koneksi dari port pada Switch / Hub.
-
Kabel Cross biasa digunakan
koneksi point to point antar komputer.
Susunan warna kabel
Straight
|
Cross
|
||
Ujung A
|
Ujung B
|
Ujung A
|
Ujung B
|
Putih Orange
|
Putih Orange
|
Putih Orange
|
Putih Hijau
|
Orange
|
Orange
|
Orange
|
Hijau
|
Putih Hijau
|
Putih Hijau
|
Putih Hijau
|
Putih Orange
|
Biru
|
Biru
|
Biru
|
Biru
|
Putih Biru
|
Putih Biru
|
Putih Biru
|
Putih Biru
|
Hijau
|
Hijau
|
Hijau
|
Orange
|
Putih Coklat
|
Putih Coklat
|
Putih Coklat
|
Putih Coklat
|
Coklat
|
Coklat
|
Coklat
|
Coklat
|
Membuat Kabel
Alat dan Bahan :
·
Kabel UTP, adalah
kepanjangan dari Unshielded Twisted Pair. Kabel ini digunakan sebagai kabel
jaringan LAN pada sistem jaringan.
·
Konektor RJ 45, RJ sinkatan
dari Registered Jack adalah konektor tempat dimana kabel – kabel UTP ditempatkan.
·
Crimping tool, adalah alat
untuk memasang kabel UTP konektor RJ 45 / 11. Bentuknya bermacam – macam, ada
yang memilii fungsi untuk memotong kabel dan melepas pembukus kabel.
·
LAN CARD / MODEM
LAN CARD adalah sebuah kartu
yang berfungsi sebaga jembatan dari komputer ke sebuah jaringan.
Modem yaitu alat yang digunakan
untuk menghantar dan menerima data dari sebuah PC ke PC lainya memalui kabel
telephone.
·
LAN Tester, digunakan untuk
menguji hasil pemasangan kabel sudah benar / belum.
Tahap Membuat Kabel
1.
Kupas ujung kabel sekitar 2
cm, sehingga kabel kecil – kecil kelihatan.
2.
Pisahkan kabel – kabel
tersebut dan luruskan. Kemudian susun dan rapkan berdasarkan warna jenis kabel
yang ingin dibuat.
3.
Masukan kabel ke dalam
konektor RJ 45, dan pastika semua posisi kabel sudah benar.
4.
Lakukan crimping
menggunakan crimping tool, tekan dan pastikan semua pin konektor RJ 45 sudah
menggigit tiap – tiap kabel.
5.
Setelah selesai pada ujung
yang satu, lakukan lagi pada ujung yang lain.
6.
Langkah terakhir adalah
menge-cek kabel yang sudah dibuat dengan menggunakan LAN Tester, dengan cara
memasukan masing – masing ujung kabel ke masing – masing port yang tersedia
pada LAN Tester, nyalakan dan pastika semua lampu LED menyala sesuai dengan
urutan kabel yang dibuat.
Perbedaan dalam pengiriman dan
penerimaan data antara kabel Straight dan cross
-
Straight:
Data dikirimkan menuju hub /
switch, lalu dikembalikan. Pengiriman data oleh network adapter akan diterima
sebagai signal pengiriman data oleh hub / switch. penerima data terjadi di
network dan di hub / switch.
-
Cross:
Pengiriman data oleh network adapter
komputer 1 akan diterima sebagai signal penerima di network adapter komputer 2
dan penerimaan data oleh network adapter komputer 1 merupakan pengiriman data
oleh network adapter komputer 2.
Membangun Server Berbagi Data File dan Printer
Membangun server berbagi data (file
dan printer)
Sharing adalah salah satu fasilitas
dalam jaringan yang sangat membantu dalam pengoperasian jaringan. Sehingga
dapat membagi file dan alat yang kita punyai.
Setting IP
Address
1.
Pertama klik kanan pada
gambar icon network yang ada pada taskbar dibawah seperti gambar ini.
2.
Lalu klik “Open Network and
Sharing Center”.
3.
Kemudian pilih “Change
adapter setting”.
4.
Setelah memilih Change
adapter setting, lalu klik kanan pada Local Area Connection kemudian pilih
Properties.
5.
Setelah masuk ke Local Area
Connection Properties, kemudian klik 2 kali pada Internet Protocol Version 4
(TCP/IPv4).
6.
Berikutnya masukkan IP
address,
7.
Lalu klik OK.
Setting Sharing
File / Folder Pada Windows
1.
Buka Windows Explorer,
pilih dulu folder mana yang ingin kamu share. Kemudian klik kanan pilih share
with > Specific people.
2.
Akan muncul jendela file
sharing. Di bagian ini kamu tambahkan user Everyone, kemudian klik Add. Setelah
user Everyone masuk dalam daftar, klik share.
3.
Setelah itu akan dapat
konfirmasi "Your Folder is Shared", kemudian klik done.
Setting Sharing
Drive atau Local Disk Pada Windows
1.
Tentukan terlebih dahulu
drive mana yang ingin di share.
2.
Setelah itu klik kanan pada
drive yang akan dishare, kemudian pilih share with > advanced sharing.
Secara otomatis akan terbuka jendela properties dan berada pada tab sharing.
Kemudian klik Advanced sharing.
3.
Akan terbuka jendela
Advanced sharing, lalu beri tanda cek-box pada Share this folder. Kemudian klik
tombol permissions untuk menambahkan user dan mengatur permission.
4.
Klik tombol add jika kamu
ingin menambahkan user atau grup, kalau saya cukup Everyone saja karena sudah
mencakup semua. Kemudian atur permissions-nya. Setelah itu klik ok.
5.
Kemudian kembali lagi ke
jendela properties, beralih ke tab security.
Lalu klik tombol Edit untuk menambahkan user dan mengatur permissions.
6.
Akan muncul jendela
Permissions. Untuk menambahkan user klik tombol add.
7.
Akan muncul lagi jendela
Select User or Group, klik tombol advanced.
8.
Di bagian ini kamu bisa
memilih user mana saja yang bisa mengakses data yang di share. Klik find now
terlebih dahulu agar muncul daftar user-nya. Kemudian pilih saja Everyone. Klik
OK.
9.
Pada kotak object names
sudah terisi, kemudian klik OK.
10.
Kemudian atur
permissionnya. Klik terlebih dahulu Everyone, kemudian atur permission sesuka
Anda. Jika sudah klik OK.
Setting Sharing
Printer
1.
Pertama, Klik start button,
kemudian pilih Devices and Printers.
2.
Setelah itu akan terbuka
windows devices and printers. Di window ini, kita bisa melihat hardware apa
saja yang terhubung dengan komputer, salah satunya printer. Tentukan printer
mana yang ingin kita sharing. Klik kanan pada printer tersebut, kemudian pilih
printer properties.
3.
Akan terbuka window printer
properties. Pilih tab Sharing pada windows tersebut.
4.
Setelah itu, beri checkbox
pada opsi share this printer. Kita bisa memberi nama sesuai keinginan kita.
Kemudian klik Apply, Ok.
Sekarang printer sudah berhasil di sharing
dan siap digunakan oleh komputer lain yang terhubung. Kalau sudah berhasil di
sharing, baru kita bisa mengakses printer tersebut. Caranya sebagai berikut :
a.
Kita bisa mengaksesnya
melalui windows Explorer. Pada Address bar, ketikan IP address komputer yang
melakukan sharing tadi. Contoh format penulisan di Address bar
"\\192.168.10.10", tanpa tanda petik. IP address disesuaikan dengan
jaringan masing-masing.
b.
Setelah itu akan terlihat
apa saja yang telah disharing oleh komputer tersebut, salah satunya ada
printer. Nah, pada printer tersebut klik kanan kemudian pilih Connect... .
Tunggu beberapa saat sampai proses Connecting selesai
c.
Setelah selesai, dan
komputer kita sudah bisa mengakses printer yang disharing tadi, kita bisa tes
mencetak sebuah dokumen. Biasanya sebelum mencetak, kita diberikan opsi untuk
memilih printer mana yang akan digunakan. Nah, pada opsi ini kita pilih printer
yang disharing, cirinya adalah setelah nama printer pasti tertulis IP address
dari komputernya. Setelah memilih printer tersebut baru kita melakukan
pencetakan dokumen.
plih to mann
BalasHapusplih to mann
BalasHapusmaksudnya?
BalasHapus